Jika
kamu tak juga menemukan cinta sejati, Jangan melelahkan diri mencari nya.
Dekati saja dulu Sang Pembuat Cinta, Ambil dulu hati Sang Pemilik Cinta.
Biarkan Dia menghadiahkan kita cinta yang indah, cinta yang tak lekang oleh
zaman dan tak pupus oleh waktu, cinta yang bisa dibawa ke kampung akhirat, dan
cinta yang hanya bersumber dari Nya, bukan dari aku, kamu atau kita. Insya
Allah.
Dalam
kehidupan ini, setiap manusia akan menjalani takdir yang telah ia buat dan ia
sepakati dengan Allah SWT. Yaa, takdir yang berisi perjanjian tentang hidup,
maut, rezeki, maupun jodoh. Di mana semua itu sudah tercatat di Lauhul Mahfuz
sebelum kita dilahirkan ke dunia, bahkan saat nyawa baru akan ditiupkan ke
dalam roh yang masih berbentuk embrio (jabang bayi). Empat hal tersebut
merupakan hal mutlak yang tak bisa ditawar, ditebak, diterka, dan mungkin tak
bisa untuk dibayangkan, karna semua itu rahasia Allah dan hanya Allah lah Yang
Maha Tau.
Bicara
masalah jodoh, jika setiap kita sudah diberi ketetapan oleh Allah tentang hal
itu, Lalu apalagi yang harus dirisaukan bila sampai saat ini belum bertemu
dengan nya? Bukankah Allah sudah menjanjikan bahwa setiap manusia sudah punya
pasangan masing-masingnya, jika tidak bertemu di dunia, kelak akan bersama di
kampung akhirat. Lalu apa lagi yang kamu takutkan jika tidak bertemu dengan nya
di dunia? Jika di kampung akhirat nanti, tempatnya kehidupan yang abadi kamu
akan selalu bersama dengannya. Bukankah setiap jodoh mu di dunia, belum tentu
menjadi jodoh mu di akhirat?!
Percayalah,
lelaki yang baik diciptakan untuk setiap wanita baik, dan lelaki yang buruk
untuk wanita yang buruk pula (Q.S An-Nuur: 3-26). Karenanya, jadikan diri mu
sebagai seseorang yang baik, agar kelak dipilihkan juga jodoh yang baik.
Pantaskanlah dirimu untuk orang-orang baik, karena dia (jodohmu) di sana juga
sedang memantaskan diri untuk orang yang baik sepertimu. Lakukanlah setiap
kebaikan, karena jalan yang baik akan mempertemukan mu dengannya dalam situasi
dan suasana yang baik pula. Bukankah sesuatu yang luar biasa kalau kamu ketemu
jodoh di sela-sela pengajian, atau ketika berdakwah atau bahkan ketika tak
sengaja bertemu sehabis shalat di masjid? It will be a nice story for ‘ur
relationship, right?? :)
Percayalah,
Allah akan membuatkan jalan untuk menyatukan pemilik tulang rusuk itu. Allah
akan menunjukkan jalan terbaik untuk mempertemukan belahan jiwa itu, seperti
Allah mempertemukan Nabi Adam dan Siti Hawa dari ujung-ujung dunia, tapi itu
mudah oleh Allah. Seperti Allah menyatukan Rasulullah SAW dengan Khadijah, yang
terpaut usia yang jauh berbeda, seperti Allah menyatukan Ali Bin Abi Thalib
dengan Fatimah Az-Zahra yang sudah ingin dikhitbah oleh Abu Bakar. Dan seperti
kamu dengan dia, yang akan dipertemukan di waktu yang tepat, saat yang tepat,
serta tempat yang tepat pula. :)
Percayalah,
kamu adalah mercusuar baginya. Jika tiba saatnya nanti cahaya mu akan sampai
padanya, yang akan menunjukkan jalan terang bagi dia dan menuntunnya sampai
padamu. Karenanya, tak perlu melelahkan diri mencarinya, sampai-sampai harus
bergonta ganti pasangan hanya untuk menguji atau mencoba kalau ia jodoh kamu
atau bukan. Tak perlu menebar pesona sana sini, untuk menarik perhatian orang
yang belum tentu jodoh mu. Kamu tak usah resah, risau, atau galau jika detik
ini belum juga menemukannya. Tunggulah ia dalam penantian mu sambil terus
memperbaiki diri, nantilah kedatangannya dengan memantaskan diri menjadi
pribadi yang lebih baik, hingga nanti kamu menyambut kehadirannya dengan
pribadi mu yang shalih/shalihah. Aamiin
Semoga kita
dipertemukan dengan seseorang yang membuat iman kita bertambah, menjadikan kita
lebih shalih/shalihah, dan membimbing kita di dunia. Seseorang yang selalu
meletakkan mu di posisi kedua setelah Allah SWT. Seseorang yang tidak hanya
memuja mu, tapi juga menasihatiku, seseorang yang menjadi sahabat mu di setiap
situasi dan kondisi mu. Dan Seseorang yang mungkin tak sempurna, namun saling
menyempurnakan bersama. :)
Sebuah
untaian doa indah yang dikutip dari seorang pujangga:
Rabbi…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Jangan biarkan cintaku untuk MU berkurang, hingga membuat ku lalai akan Engkau…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Jangan biarkan cintaku untuk MU berkurang, hingga membuat ku lalai akan Engkau…
Rabbi…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Penuhilah hati ku dengan bilangan cinta Mu yang tak terbatas, agar rasaku pada Mu tetap utuh…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Penuhilah hati ku dengan bilangan cinta Mu yang tak terbatas, agar rasaku pada Mu tetap utuh…
Rabbi…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Pilihkanlah untuk ku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih Mu, hingga membuat ku semakin mengagumi Mu…
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Pilihkanlah untuk ku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih Mu, hingga membuat ku semakin mengagumi Mu…
Rabbi…
Bila suatu saat ku jatuh cinta,
Pertemukanlah aku dengan seseorang yang selalu menyertakan Mu dalam setiap situasi, kondisi, serta waktunya, hingga membuat ku semakin mendekati Mu…
Bila suatu saat ku jatuh cinta,
Pertemukanlah aku dengan seseorang yang selalu menyertakan Mu dalam setiap situasi, kondisi, serta waktunya, hingga membuat ku semakin mendekati Mu…
Rabbi…
Pintaku yang terakhir,
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Pertemukanlah kami dalam kasih Mu,
Tuntun kami agar bisa bersama menggapai surga Mu…
Pintaku yang terakhir,
Bila suatu saat aku jatuh cinta,
Pertemukanlah kami dalam kasih Mu,
Tuntun kami agar bisa bersama menggapai surga Mu…





Posting Komentar